Rabu, 02 Januari 2013

Muslimah: Ummi Idaman Islam :)


Secara kodrati,wanita berbeda dengan pria, wanita cenderung bersikap lemah lembut, berpotensi mengandung, melahirkan dan menyusui serta melakukan pekerjaan wanita yang tidak dimiliki pria
Di satu sisi Islam mengajarkan,dengan perbedaan kodrat tersebut, pria dan wanita bekerjasama mewujudkan generasi Islam cemerlang dalam rumah tangga yang Islami dan generasi mujahid yang kelak akan memperjuangkan tegaknya syariah Allah di muka bumi.

Di sisi lain, dengan perbedaan kodrat tersebut,Allah menurunkan beberapa hukumNya yang berbeda diantara pria dan wanita,seperti :

1. peradilan~kesaksian 1 pria=kesaksian 2 wanita
2. waris~bagian wanita setengah bagian pria
3. pergaulan/sosial masyarakat~aurat pria berbeda dengan aurat wanita,pakaian pria berbeda dengan pakaian wanita,termasuk larangan pria menggunakan kain sutra dan emas sementara hal ini diperbolehkan bagi wanita, dan larangan pria menyerupai wanita atau sebaliknya
4. penetapan mahar sebagai kewajiban seorang pria atas calon istrinya dan hak seorang wanita atas calon suaminya
5. kewajiban pria menafkahi istrinya dan hak wanita untuk dinafkahi suaminya
6. kewajiban wanita mentaati suami (dalam batas syariahNya) dan hak suami untuk ditaati istrinya (dalam batas yang sama)
dsb...

inilah dimensi Islam 'membedakan' hak dan kewajiban wanita dengan hak dan kewajiban pria dari sisi fungsi dan peran wanita sebagai wanita itu sendiri
maka, peran wanita dalam Islam : al ummu wa rabatul bait (ibu dan pengatur rumah tangga) Sedagkn peran pria dalam Islam : al qawwam alaa nisaa' (kepala rumah tangga)


PERAN BESAR WANITA DALAM MENENTUKAN GENERASI BERKUALITAS ISLAM

Melihat kelahiran dan perkembangan Islam yang begitu pesat sejak pertama kali diwahyukan Allah hingga yaumil akhir, semua ini tidak bisa dilepaskan dari realitas bahwa wanita berperan besar dalam menentukan generasi berkualitas Islam yang mampu membesarkan agama Allah di muka bumi, untuk pertama kalinya, para generasi emas Islam yang pernah dan akan selalu ada, mendapat pelajaran tentang hidup : 'dari mana hidup? untuk apa hidup? akan ke mana setelah hidup berakhir?' bukan dari sekolah. Tapi dari ibu sebagai guru pertama dan utama mereka
Ibu semacam ini tidak secara otomatis hadir namun harus melalui proses: melatih dan mempersiapkan dirinya untuk menjadi wanita tangguh dengan integritas utuh yang melandaskan hidupnya hanya pada akidah Islam

PROFIL WANITA TANGGUH DALAM ISLAM

1. wanita dermawan berdedikasi tinggi dalam pengorbanan harta,tenaga, fikiran dan jiwa serta pembelaannya kepada islam
~Khadijah binti Khuwailid Ra
2. wanita dengan segudang ilmu agama dan dunia
~Aisyah binti Abu Bakar As Shiddiq Ra,periwayat ribuan bahkan lebih hadist rasulullah dan guru bagi para shahabat Ra sepeninggal rasul untuk menimba ilmu
~As Syifa binti Abdillah,pengajar tulis menulis dan seorang ahli obat-obatan
~Zainab dari bani awad,seorang ahli penyakit mata
~Ummul Hasan bin al Qlodli Abi Ja'far Atthanjali,dokter ternama di masanya
~dsb
3. wanita politikus
~Fatimah binti Rasulullah SAW,yang terkenal dengan julukan Ummu Abiihaa (ibu bagi bapaknya) dan seorang ahli strategi perang
~Atikah binti Yazid bin Mu'awiyah
~Ummi Salma binti Ya'kub bin Abdillah al Makhzumi,
~dsb
4. wanita dalam perjuangan membela islam
~Sumayyah,istri Yasir,ibu Ammaar bin Yasir,yang syahid setelah disiksa dan ditusuk kemaluan hingga tembus kepalanya dengan tombak,karena mempertahankan keyakinannya kepada Allah dan islam
~Asma binti Abu Bakar As Shiddiq Ra,yang berkata kepada putranya yang hendak berperang tapi khawatir terbunuh dengan kondisi tubuh tercincang.dengan mantap Asma berkata :
'anakku,sesungguhnya menguliti kambing setelah kambing itu disembelih tidak menjadikan kambing itu semakin kesakitan'
~Nusaibah binti Kaabal Anshariyah (Ummu Umarah) yang terpotong tangannya dalam suatu perang ketika ia melindungi rasulullah
~Hindun binti Amr bin Harom yang dengan tabahnya membawa jasad suami,putra,dan saudaranya yang terbunuh dalam perang sehari,lalu menguburkan jasad mereka dalam satu kubur
5. tauladan muslimah pembela dan pejuang islam lainnya yang tak terhitung jumlahnya

Profil wanita idaman Islam semacam itu tidak akan lahir dari wanita yang gemar hura-hura, merayakan hari-hari kaum non-Islam yang tak lain adalah seruan kufur barat untuk membebaskan (menjauhkan) kaum hawa dari Islam. Perjuangan semacam ini tidak akan pernah mendekatkan wanita pada cinta Allah bahkan mendekatkannya pada murka dan azhab Nya.

Perjuangan yang mampu menyelamatkan wanita dari eksploitasi seksual, perdagangan manusia (human trafficking), prostitusi, dan derita wanita tanpa akhir lainnya hanyalah ketika mereka berjuang untuk mempersiapkan dirinya untuk menjadi muslimah yang tangguh dan berkepribadian islam...setangguh para shahabiyah rasulullah SAW...

yaa Allah...
jadikanlah hamba dan saudari2 hamba termasuk dalam golongan wanita idaman Islam
mudahkanlah kami meneladani kepribadian para shahabiyah Ra dan muslimah generasi Islam terdahulu (tabi'in & tabi'ut tabi'in), agar kemenangan Islam segera kembali bersinar terang melalui tangan para mujahid yang lahir dari rahim para ibu mujahid. Aamiin :)
-----------------------------------------------------------------------------

Memang benar Guru adlh seorg Pendidik. Tapi untk jd seorg Pendidik, kamu ndk harus memaksakan diri jd Guru. Guru itu suatu Profesi, sdkn Pendidik kata kerja. Apapun Profesi kamu jadilah seorg Pendidik. Sedangkan OrangTua bukan profesi tp wajib jd sorg Pendidik.

0 komentar:

Posting Komentar