Minggu, 16 Oktober 2011

Photografi itu Asik I


Adalah suatu seni alat perekam suatu objek tertentu baik itu benda mati atau hidup/bergerak tampak seperti aslinya.   Dengan photographi orang bisa membuat arsip dan mendokumentasikan suatu benda atau pemandangan alam atau kejadian yang bermanfaat untuk suatu saat nanti.

Cisss
1. ALAT  PHOTOGRAPHI

Dan tentunya alat untuk mewujudkan itu semua adalah KAMERA.
Kamera ada dua jenis :
  1. Kamera Manual/konvensional
  2. Kamera Digital




Kamera Manual adalah suatu alat perekam dengan menggunakan FILM dan pengaturannya secara manual si pemakai.untuk melihat hasilnya FILM harus dicuci cetak terlbih dahulu  Sedangkan Kamera Digital kebalikannya lebih kepada automatic dan hasilnya bisa langsung dilihat saat itu juga bila tidak bagus bisa dihapus dan diulang lagi.
Kedua jenis kamera tersebut merupakan jenis SLR atau Single Lens Reflek, kamera lensa tunggal yang menggunakan cermin dan prisma

2. DASAR-DASAR PHOTOGRAPHI
Pada dasarnya untuk mengerti photographi harus mengerti Kameranya terlebi dahulu, pada dasarnya baik itu kamera manual ataupun digital untuk pemula cukup kita mengerti
  1. apa itu Diaframa atau buakaan rana
  2. apa itu speed atau kecepatan
  3. ISO atau ASA

Kalau ketiga bagian itu sudah kita ketahui secara sempurna baru kita mengerti tentang fotographi simple bukan.
Nah sekarang  mari kita pelajari pengertian ketiga hal tersebut. :

1.      Diaframa atau Bukaan Rana
Adalah jendela ruang dalam kamera untuk menyerap sinar/cahaya yang masuk, bisa dibuka besar atau bisa dibuka kecil, tergantung kondisi yang kita potret apakah minim cahaya atau kuat cahaya.
Apabila dalam keadaan minim cahaya kita akan membuka ruang jendela atau bukaaan rana secara besar sedangkan apabila suatu objek dalam keadaan kuat cahaya kita perlu membuka rana secara sempit atau kecil.
Nah pada Kamera keterangannya berbanding terbalik , kalau bukan besar angkanya kecil kalau bukaan kecil angkanya besar.

Contoh Diaframa 3,5 artinya bukaan besar, Diaframa 11 artinya bukaan kecil
Semakin kecil bukaan diaframa semakin sedikit ruang atau cahaya yang masuk.  Dan sebaliknya.

2.      Speed atau kecepatan
Adalah seberapa cepat atau seberapa lambat bukaan rana yang kita inginkan. Untuk menjadikan objek menjadi beku/diam  atau menjadi bergerak sesuai adanya Artinya semakin cepat bukaan rana atau speed semakin beku objek yang kita potret.  Dan semakin lambat bukaan rana atau speed maka akan menjadikan objek yang bergerak semakin bergerak atau objek yang diam dengan cahaya yang banyak akan semakin terekam cahaya yang masuk.
Contoh
Untuk memotret  seorang peloncat indah kita perlu kecepatan tinggi agar bisa membuatnya beku atau diam saat lagi melompat.
Dan sebaliknya untuk memotret balap motor biar kelihatan bergerak kita harus memakai speed atau kecepatan lambat.

3.      ISO atau ASA
ISO (Internasional Standart Organization)  atau ASA  (American Standart Assosiation) adalah derajat sensitifitas film atau rana. Artinya semakin tinggi ISO semakin tinggi tingkat sensitifnya akan banyak noise atau butiran-butiran halus begitu sebaliknya. ISO tinggi bisa digunakan dicahaya minm seperti malam hari sedangkan ISO rendah untuk cahaya kuat seperti siang hari.

0 komentar:

Posting Komentar